bintang

Kamis, 13 Agustus 2015

ROSIANE DRESS (New) dari Miulan



ROSIANE Dress New
Bahan : Jersey (atasan) Katun (rok)
Harga : Rp 245.000,-
Pilihan warna :
- turkish
- maroon
- violet
*terdapat hiasan tali di pojok kiri atasan
*terdapat kancing kait di bagian lengan
*terdapat resleting di bagian rok yang bisa dibuka
*tidak termasuk jilbab
ukuran : allsize
atasan:
panjang : 59 cm
panjang lengan : 55 cm
lingkar lengan : 18 cm
lingkar dada : 106 cm
skirt
panjang : 100 cm
lingkar pinggang : 100 cm

ORDER by :
PIN 579BFAC0
WA/SMS >> 089680689737
INBOX FB >> https://www.facebook.com/seftiani.winda

Selasa, 22 Januari 2013

Tradisi Kirab Pusaka Di Batang

Tradisi kirab ini sudah dimulai sejak tahun 2003 sebagai upaya untuk melestarikan tradisi dan nilai budaya bangsa yang merupakan aset wisata yang tidak ternilai harganya.
Massa

Pusaka Abirawa adalah sebuah pusaka yang berbentuk tombak dengan panjang sekitar 6 (enam) meter, merupakan peninggalan Kanjeng Sunan Raden Sayid Nur Rochmat atau Kanjeng Sunan Sendang. Beliau berasal dari desa Sendangduwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sunan Sendang adalah Aulia/Wali pada jaman kasultanan Demak Bintoro di bawah Sultan Trenggono. Beliau menimba ilmu pada Sunan Drajat, oleh karena itu setelah Sunan Drajat wafat, beliau menggantikan kedudukannya sebagai Dewan Wali atau Wali Songo. Sunan Sendang lahir tahun 1520 M dan wafat 1585 M.
Semula Pusaka Abirawa berada di Masjid R. Nur Rochmat di Paciran Kabupaten Lamongan. Selanjutnya berada di Sedayu (Gresik), karena salah satu keturunannya ada yang menjadi Bupati di tempat itu. Selanjutnya dibawa keturunan Sajid Nur Rochmat yang berada di Pasuruan. Setelah itu terus mengikuti keturunannya yang berada di Wiradesa Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang. Di Batang, Pusaka Abirawa menjadi pusaka andalan Trah Sayid Nur Rochmat, yaitu:
  1. R.T Suroadiningrat I (Kanjeng Seda Rawuh);
  2. Pangeran Ario Suroadiningrat II;
  3. R.T.A Djayengrono IV;
  4. R. Adipati Ario Puspodiningrat I;
  5. R. Adipati Ario Puspodiningrat II;
  6. R. Tumenggung Notodiningrat;
  7. R. Adipati Ario Suryoadiningrat (Bupati Batang Tahun 1886 M–1912 M)
Selain Pusaka Abirawa, ada 7 pusaka lain yang ikut dikirab, yaitu : Pusaka Karno Tanding, Keris Kyai Panji, Tombak Kyai Cepret, dan 4 tombak. Pusaka–pusaka tersebut merupakan peninggalan Pangeran Kyai Adipati Mandurorejo (Bupati Batang I), Kyai Tumenggung Bahurekso (Bupati Kendal), R.T . Pusponegoro I, Pangeran Diponegoro, R.T. Notodiningrat (Bupati Batang), R. Adipati Ario Suryodiningrat (Bupati Batang). Pembawa 8 pusaka inti tersebut adalah orang yang masih mempunyai trah Sayid Nur. Terdapat pula 20 pusaka pengiring yang dibawa oleh 20 orang yang berpakaian prajurit.
sebagai pusaka andalan di Kabupaten Batang, bersama beberapa pusaka pengiring lainnya untuk memberikan pengayoman kepada masyarakat Kabupaten Batang agar tentram, damai dan terhindar dari marabahaya.
Pusaka yang dikirab itu terdiri dari keris 8 buah, pedang 4 buah dan tombak 66 buah merupakan sarana untuk mengingatkan kepada masyarakat Batang dan sekitarnya bahwa Kabupaten Batang berdiri kembali pada tanggal 8 April 1966.
Kirabdsc01514-1_original1
Tombak AbirawaDrum Band
Bupati Batang beserta Istri dalam kirab itu menaiki Kereta Kencana dengan mengenakan Pakaian adat Jawa sambil menyebarkan uang receh kepada masyarakat yang menonton kirab tersebut, dan uang receh tersebut direbutkan oleh masyarakat, tidak hanya anak-anak tetapi para orang tua pun iku juga memperebutkan uang receh yang di sebar oleh Pemimpin Kota Batang itu, yang konon mengandung berkah.
dsc01551-1_original
Prosesi Kirab Pusaka berakhir di halaman Pendopo Kabupaten Batang, selanjutnya pusaka-pusaka disemayamkan dan 2 gunungan yang berisi hasil panen diperebutkan oleh masyarakat.
dsc01535-1_originaldsc01554-1_original

Selasa, 28 Agustus 2012

Model Jilbab Terbaru 2012 – Manfaat Jilbab

Sebenarnya manfaat jilbab yang hakiki adalah menutup aurat. Wanita-wanita muslim yang memakai jilbab akan dianggap lebih suci dan terhormat. Selain itu, jilbab juga mempunyai manfaat lain yaitu melindung rambut dari sinar matahari yang menyebabkan rambut akan rusak dan kering. Lalu ada juga yang mengatakan bahwa ketika seseorang memakai jilbab, maka jilbab tersebut akan membentengi diri orang tersebut untuk melakukan aktivitas yang melanggar hukum Islam.
Dengan banyak beredarnya cara-cara memakai jilbab unik, cantik, dan lain daripada yang lain, wanita-wanita semakin terdorong hasratnya untuk segera mengenakan jilbab dalam berbagai aktivitas dan acara seperti di kantor, sekolah, acara resepsi, bahkan untuk wisuda. Namun ingat, ketika memakai jilbab, aspek yang terus harus diingat bahwa fungsi utama jilbab adalah untuk menutup aurat. Oleh karena itu, dalam kondisi apapun, walaupun kita membuat gaya-gaya unik nan cantik pada jilbab kita, janganlah sampai mengabaikan nilai-nilai Islam.

Model Jilbab Terbaru – Cara Memakai Jilbab

Banyak kategori jilbab sekarang yang beraneka ragam. Kalau dulu jilbab mungkin hanya berbentuk segi empat dan yang dilipat menjadi bentuk segitiga dan disatukan di bawah dagu, sekarang telah beredar berbagai macam bentuk jilbab yang sangat memikat. Walaupun banyak bermacam-macam model jilbab terbaru, dasar tata cara memakai jilbab yang baik dan benar tetaplah sama.
Pertama-tama, kenalilah bentuk muka Anda. Tentukan bahwa Anda memiliki wajah bulat, lonjong, persegi, dll. Jika anda memiliki wajah bulat atau persegi, maka akan terlihat lebih baik jika anda menyatukan kerudung anda di bawah dagu. Lain lagi dengan anda yang mempunyai bentuk wajah lonjong atau oval, maka akan terlihat lebih menawan jika mengkreasikan jilbab anda dengan menyatukannya di bawah tengkuk.
Lalu untuk masalah asesoris, ada baiknya jika Anda benar-benar memilih bahannya agar tidak melukai Anda maupun jilbab Anda. Untuk asesoris yang berbahan dasar metal, sebaiknya Anda memilih yang tidak cepat berkarat dan segera lepas asesoris Anda ketika melepas jilbab Anda.